+6281280115141 isr@kiranasakti.com
Cara Install Windows 10 Pro

Cara Install Windows 10 Pro

Cara install Windows 10 Pro dalam artikel ini bisa menjadi panduan untuk melakukan instalasi sistem operasi dari Microsoft yang sudah dirilis sejak tahun 2015. Saat ini, Microsoft memang telah memiliki sistem operasi terbaru, yaitu Windows 11 yang diluncurkan sejak tahun 2021. Meskipun demikian, Microsoft masih mendukung Windows 10 dan Windows 10 Pro hingga 14 Oktober 2025.

Windows 10 Pro juga masih menjadi pilihan favorit yang banyak digunakan oleh pengguna sistem operasi Microsoft.  Untuk melakukan instalasi Windows 10 Pro, berikut ini adalah panduan lengkap mengenai cara install Windows 10 Pro beserta aktivasi lisensinya.

Cara Install Windows 10 Pro

  1. Download file ISO Windows 10 di laman resmi Microsoft.
  2. Download aplikasi Rufus.
  3. Menyiapkan flashdisk atau DVD kosong dengan alokasi minimal 8GB.
  4. Melakukan backup atau pemindahan data-data penting, termasuk file pribadi pada perangkat yang akan di-install Windows 10 Pro.
  5. Membuat bootable flashdisk – Periksa jenis partition style hardisk perangkatmu dengan cara klik kanan pada tombol Start.

– Klik Disk Management.

– Klik kanan pada opsi Disk yang berada di sebelah kiri.

– Klik Properties.

– Klik Volume.

– Anda akan dibawa ke jendela yang menampilkan jenis partisi partition style hardisk perangkat milikmu (MBR atau GPT).

– Colokkan flashdisk lalu buka aplikasi Rufus yang sudah di-download.

– Pada jendela Rufus, kamu harus memilih opsi Select yang berada di sebelah kanan.

  1. Buka file ISO Windows 10 yang sudah ter-download lalu klik Open.

– Tuliskan partition style hardisk perangkatmu pada kolom Partition Scheme (MBR atau GPT).

– Klik Start.

– Klik OK untuk menghapus semua data di flashdisk.

– File ISO Windows 10 dipindahkan ke flashdisk.

– Atur Boot Order pada BIOS.

– Colokkan flashdisk pada perangkat.

– Tekan tombol Fn + F2 pada keyboard secara bersamaan untuk masuk BIOS.

– Pilih tab Boot.

– Tempatkan Removable Devices pada posisi teratas tulisan Hard Drive menggunakan tombol +/- yang digeser-geser.

– Klik Exit.

– Klik Exit Saving Changes.

– Pilih Yes.

– Tekan tombol apapun untuk memulai Boot Order dari flashdisk.

  1. Instalasi

– Setelah semua proses telah dilakukan, kamu akan dibawa pada tampilan Windows Setup untuk proses instalasi.

– Pilih Indonesia pada kolom Time and currency format.

– Klik Next.

– Klik Install now.

– Pilih I don’t have a product key pada kolom aktivasi.

– Pilih Windows 10 Pro.

– Klik Next.

– Centang Lisensi Terms lalu klik Next.

– Pilih Custom: Install Windows only (advanced).

– Pilih New yang berada di sebelah kanan opsi Format.

– Klik Next.

– Jika proses instalasi berakhir, kamu akan dibawa ke halaman pemilihan wilayah lalu pilih Indonesia.

– Pilih jenis keyboard lalu klik Yes.

– Komputer akan melakukan restart secara otomatis.

– Masuk ke perangkat dan klik Accept pada jendela Choose privacy settings for your device.

– Windows 10 Pro telah ter-install.

  1. Aktivasi

– Login ke perangkat dengan koneksi internet yang stabil.

– Tekan tombol Windows pada keyboard.

– Pilih Settings di menu Start.

– Pilih System.

– Klik About.

– Pilih Change product key or upgrade your edition of Windows pada jendela About.

– Pada jendela Activation, pilih Change product key.

– Masukkan nomor serial key lisensi pada pembelian Windows 10 Pro.

– Klik OK.

– Windows 10 Pro telah teraktivasi.

 

(sumber: www.inews.id)

Apa Penyebab Data Perusahaan Hilang dan Bagaimana Solusinya?

Apa Penyebab Data Perusahaan Hilang dan Bagaimana Solusinya?

Keberadaan data bagi sebuah perusahaan layaknya sebongkah emas yang nilainya sungguh tak terkira. Data menjadi salah satu komponen krusial dalam perusahaan karena biasanya memuat informasi berharga yang tidak boleh bocor ke pihak lain. Itu sebabnya kehilangan data perusahaan merupakan bencana besar yang menimpa sebuah perusahaan.

Banyak hal yang bisa menyebabkan data hilang entah disengaja ataupun tidak. Ketahui apa saja yang bisa menyebabkan Anda kehilangan data penting dan cari tahu solusi pemecahannya!

 

Penyebab hilangnya data perusahaan

Penyebab utama data perusahaan Anda hilang adalah karena tidak adanya pemasangan software yang memadai sehingga data hilang terkena virus atau dibobol. Pemasangan software ini penting bahkan tidak hanya di komputer tetapi juga di smartphone. Dengan adanya software ini, data yang Anda masukkan ke sistem komputer lebih terjaga dari virus dan hacker. Komputer yang tidak memiliki software pengaman akan memudahkan hacker untuk membobol data perusahaan.

Mereka bisa memanfaatkan data tersebut untuk memenangi persaingan bisnis atau sekadar menghapuskan data untuk merusak operasional perusahaan Anda. Data yang sudah hilang tersebut biasanya tidak dapat dikembalikan. Penggunaan software untuk mengembalikan data biasanya akan terlambat dan percuma saja karena data sudah telanjur hilang.

Hal tersebut bertambah parah ketika Anda tidak rutin melakukan backup data perusahaan secara berkala. Sehingga, ketika ada data yang hilang entah karena dibobol atau terkena virus, Anda tidak memiliki cadangan data. Ada baiknya, data perusahaan tidak hanya disimpan di dalam satu sistem saja, namun di beberapa sistem. Jadi, jika saja ada file yang hilang di salah satu server, Anda masih memiliki cadangannya.

 

Solusi mengatasi data perusahaan yang hilang

Data yang berada di komputer hanya akan tersimpan di sistem komputer tersebut. Sehingga, ketika komputer terkena virus, data tersebut akan dengan mudah hilang. Untuk mengatasi masalah ini, pembaruan sistem dalam jaringan komputer perusahaan perlu dilakukan agar senantiasa berjalan dengan baik. Pembaruan sistem komputer ke tingkat yang lebih canggih, akan membantu mengurangi risiko kehilangan data.

Alternatif lain setelah meng-upgrade sistem komputer adalah menggunakan Cloud sebagai tempat penyimpanan. Cloud mampu dijadikan tempat penyimpanan data dengan jumlah yang tak terbatas. Bahkan, kapasitas penyimpanan Cloud bisa ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan. Semua data yang Anda masukkan ke dalam komputer, jika komputer tersebut sudah dilakukan instalasi Cloud, maka data otomatis tersimpan dalam Cloud.

Jadi, apabila komputer terserang virus, dibobol orang, atau ketidaksengajaan menghapus data, Anda tidak perlu khawatir karena sudah dicadangkan dalam Cloud atau juga Disaster Recovery Center. Lalu, bagaimana jika Cloud itu sendiri yang bermasalah? Solusinya adalah menggunakan Cross Cloud Backup. Cross Cloud Backup memungkinkan untuk memulihkan data setelah adanya gangguan bencana alam yang merusak sistem Cloud.

(sumber: blog.lintasarta.net)

Printer Laser VS Printer Inkjet, Apa Bedanya?

Printer Laser VS Printer Inkjet, Apa Bedanya?

Perbedaan paling mendasar antara printer laser dengan printer inkjet adalah jenis material dan metode cetak yang digunakan. Printer inkjet, sesuai namanya, menggunakan tinta (ink) berbentuk cair untuk menghasilkan gambar berwarna pada kertas. Sementara itu, printer laser menggunakan toner alias tinta berbentuk serbuk.

Printer inkjet tentunya lebih familiar bagi masyarakat karena memang paling banyak digunakan untuk keperluan cetak dokumen di rumah, sekolah, atau percetakan dokumen skala kecil. Tidak mengherankan, mengingat harga cartridge tinta printer inkjet yang cukup murah. Selain itu, ukuran printer inkjet pun umumnya cukup kecil, compact, dan tidak memakan banyak ruang.

Sementara itu printer laser memakai cartridge toner yang harganya memang lebih mahal dibanding cartridge tinta, tetapi efisiensi penggunaannya jauh lebih baik daripada tinta printer inkjet. Selain itu, printer laser memiliki kecepatan cetak yang jauh melebihi kecepatan printer inkjet. Kekurangannya, printer laser memakan ruang yang cukup banyak karena ukurannya yang besar. Dengan berbagai pertimbangan tersebut, printer laser lebih banyak digunakan di tempat yang memerlukan kebutuhan cetak lebih tinggi seperti perkantoran dan usaha percetakan berskala menengah ke atas.

 

PRINTER INKJET

KELEBIHAN

– Harga beli printer & cartridge lebih murah daripada printer laser.

– Ukuran lebih kecil, cocok untuk penggunaan rumah tangga.

– Hampir tidak memerlukan waktu memanasi mesin printer sebelum digunakan.

KEKURANGAN

– Kecepatan cetak yang jauh lebih lambat dibanding printer laser. Mencetak dalam volume besar akan menghabiskan waktu yang lama.

– Karena menggunakan tinta, lebih sukar dibersihkan.

 

PRINTER LASER

KELEBIHAN

– Penggunaan toner yang jauh lebih efisien & lebih awet dibanding tinta, sehingga biaya operasional secara keseluruhan lebih murah.

– Memiliki kecepatan & kapasitas cetak yang tinggi, cocok untuk mencetak dalam volume besar dan penggunaan kantor/ percetakan.

KEKURANGAN

– Harga beli printer dan cartridge toner yang lebih mahal, tetapi efisiensi penggunaannya sepadan.

– Butuh waktu untuk memanaskan mesin sebelum mencetak.

– Ukuran yang lebih besar daripada printer inkjet.

 

Itulah tadi gambaran perbedaan antara printer laser vs printer inkjet. Masing-masing memiliki karakter masing-masing. Tidak ada yang lebih baik, tetapi mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

(source: pixelprint.co.id)

Mengenal Active Directory Domain Services pada Windows Server

Mengenal Active Directory Domain Services pada Windows Server

Sebuah sistem operasi komputer pastinya memerlukan direktori aktif untuk mengelola server jaringan. Minimal, direktori tersebut menampung semua resources, seperti database pusat, akun, dan pengguna. Dalam sistem operasi Windows, layanan direktori disebut Active Directory yang memungkinkan resources diakses beberapa pengguna jaringan.

Pengertian Active Directory Domain Services

Inti dari Active Directory Domain Services (ADDS) adalah layanan untuk mengelola aturan, hak akses, dan security pada pengguna atau jaringan komputer di perusahaan. ADDS sendiri merupakan pengembangan dari direktori aktif Windows Server 2003.

Khusus ADDS versi Windows Server 2008, terdapat penambahan beberapa fitur. Misalnya, Read-Only Domain Controller, Granular Password, Support untuk Server Core, serta Restartable.

ADDS mampu mengatur komunikasi user dan domain yang meliputi proses user logon, autentikasi, dan directory searches. Untuk menjalankan ADDS, diperlukan Domain Controller.

Fungsi Active Directory Domain Services

ADDS memiliki beberapa fungsi yang mendukung kerja komputer dan jaringan sebagai berikut.

  • Menentukan akses data dalam sebuah jaringan. Artinya, ADDS yang memberikan izin atau larangan pada pengguna komputer untuk mengakses folder tertentu pada server.
  • Mengelola prosedur akses jaringan komputer yang digunakan kantor pusat, kantor cabang, dan karyawan remote.
  • ADDS memudahkan pengaturan jaringan di sistem komputer perusahaan. Untuk mengaktifkan jaringan di komputer lain, pengguna cukup melakukan setting dari tempat masing-masing. Caranya dengan memasukkan username dan password yang sudah ditentukan.
  • Sumber daya terpusat sehingga manajemen komputer jaringan lebih mudah dan terkontrol.
  • ADDS memfasilitasi Group Policy untuk mengatur pengguna komputer yang boleh memasuki organisasi atau grup tertentu.
  • ADDS memiliki level keamanan lebih tinggi dibandingkan dengan layanan direktori lainnya.

Bagaimana Cara Menginstal ADDS pada Komputer Server?

Layanan ADDS support sistem operasi Windows berbagai versi, seperti Windows 2008, Windows 2012, dan Windows 2016. Ikuti langkah-langkah berikut untuk memasang ADDS di komputer server.

  • Masuk ke Menu “Server Manager”. Lalu pilih opsi “Manage”, dilanjutkan dengan mengeklik “Add Roles and Feature”.
  • Klik “Next” untuk melanjutkan ke tahap ketiga.
  • Langkah ketiga, untuk memasang ADDS di komputer server, pilih opsi “Role-based or featurebased Installation”, lalu klik “Next”.
  • Tahap keempat, silakan klik “Select a server from the server pool” untuk memilih direktori penyimpanan lokal.
  • Selanjutnya, berikan tanda centang di kotak “Active Directory Domain Services”. Saat Anda mencentang kotak, di sebelah kanan muncul penjelasan singkat tentang ADDS dan cara kerjanya.
  • Kemudian, klik “Add Features”.
  • Langkah ketujuh, pilih “Group Policy Management” dan tekan tombol “Next”.
  • Pilih “Next”, lalu “Install”.
  • Terakhir, saat proses instalasi selesai, di layar akan tertera pemberitahuan singkat. Setelah instalasi selesai, Anda tinggal mengonfigurasikan dengan komputer server.

 

(source: www.solusitraining.com)

Cara Membatalkan Proses Cetak Yang Stuck Di Printer

Cara Membatalkan Proses Cetak Yang Stuck Di Printer

Untuk mengatasi masalah stuck pada printer ada beberapa cara yang bisa anda lakukan. Berikut beberapa cara membatalkan proses cetak yang stuck di printer yang dapat anda lakukan.

 

Restart PC dan Printer

Cara pertama yang bisa anda lakukan dan lazim dan sering digunakan untuk mengatasi masalah stuck pada printer adalah dengan melakukan restart pada PC dan Printer anda. Namun sebelumnya anda perlu mematikan paksa proses cetak yang berjalan.

Hal yang anda lakukan adalah membuka task manajer dengan cara klik kanan pada taskbar lalu pilih “Start Task Manager” pilih pada tampilan application pilih proses cetak yang berjalan dan klik tombol “End Task” untuk menghentikan secara paksa. Setelah itu anda bisa melakukan restart pada PC dan Printer anda.

 

Menghentikan Queue Printer

Cara selanjutnya yang bisa anda lanjutkan untuk membatalkan proses cetak yang stuck di printer anda adalah menghentikan paksa queue atau antrian cetak. Saat antrian cetak terlalu banyak sedangkan anda juga membuka banyak aplikasi terkadang proses cetak dapat terhambat.

Anda dapat melakukan cara ini dengan klik kanan icon printer di taskbar, kemudian lakukan cancel antrian atau “Queue Print”. Atau ada bisa menghentikan proses cetak melalui.

 

Restart Spooler

Anda bisa melakukan restart spooler untuk membatalkan proses cetak yang stuck di printer. Anda dapat merestart spooler pada windows service dengan klik windows+R lalu klik tombol enter.

Cari “Print Spooler” dan klik tombol “Stop”. Setelah mati jangan lupa hidupkan kembali dengan klik tombol “Start”. Selain itu anda juga dapat melakukan restarr spooler melalui Command Prompt.

Anda hanya perlu membuka start dan cari CMD atau Command Prompt, klik kanan dan pilih “Run as administrator” setelah aplikasi terbuka anda hanya perlu mengetik kode “Net Stop Spooler” lalu klik tombol “Enter”. Jangan lupa mengaktifkan kembali dengan kode “Net Start Spooler”.

 

(source: arenaprinter.com)

Ingin Upgrade RAM Laptop? Simak Tips Upgrade RAM Berikut Ini!

Ingin Upgrade RAM Laptop? Simak Tips Upgrade RAM Berikut Ini!

RAM merupakan salah satu komponen komputer yang sangat pnting, RAM singkatan dari Random Access Memory memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara. Jadi, saat laptop dimatikan, data-data yang tersimpan dalam RAM akan otomatis hilang.

RAM berbeda dengan harddisk yang bisa menyimpan data secara permanen. Selain itu, RAM juga berperan dalam meningkatkan kinerja laptop atau perangkat komputer. Semakin besar kapasitas suatu RAM, performa komputer akan semakin baik.

 

Tips Upgrade RAM Laptop

Mengingat pentingnya RAM untuk meningkatkan performa laptop, banyak orang yang melakukan upgrade. Tapi, untuk upgrade RAM Laptop tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti:

  1. Disesuaikan dengan kebutuhan

Hal pertama yang harus dipertimbangkan sebelum upgrade RAM Laptop adalah mengetahui kebutuhan Anda. Misalnya, untuk editing video, RAM minimal yang dibutuhkan adalah 8GB. RAM sebesar itu sudah tidak akan membuat laptop ngelag ketika digunakan mengedit video. Tapi, berapa kapasitas yang akan ditambah, Anda sendirilah yang menentukan.

Perlu diingat, bahwa jangan terburu-buru upgrade RAM Laptop sebelum memastikan kebutuhannya untuk menunjang aktifitas Anda. Sebab, tak sedikit orang yang ingin mendapat performa lebih dan mengupgrade RAM dengan kapasitas sangat besar.

Bila tidak sesuai kebutuhan, kapasitas RAM tersebut tidak akan terpakai. Begitu pula dengan upgrade RAM yang berkapasitas kecil, tidak akan memberi efek apapun pada performa laptop Anda.

 

  1. Perhatikan sistem operasi yang terpasang

Perhatikan apakah laptop Anda memakai sistem operasi 32-bit atau 64-bit. Perbedaan mendasar antara keduanya ialah banyaknya kapasitas register yang mampu ditangani oleh CPU (Central Processing Unit) dalam sekali perhitungan. Tentu sistem operasi dengan arsitektur 64-bit mempunyai jumlah penanganan yang lebih banyak dibanding 32-bit.

Contohnya, pada Windows 10 32-bit yang memiliki batas limit memori 4GB. Bila Anda mengupgrade RAM dengan kapasitas lebih dari itu, yang terbaca hanya 4GB. Ini sudah disampaikan pada tips sebelumnya. Sementara untuk Windows 10 64-bit, bisa mencapai 128GB.

 

  1. Tipe RAM

Ketahui tipe memori RAM Laptop terbaik yang digunakan sebelum diupgrade. Small Outline Dual Inline Memory Module atau SODIMM ialah RAM yang digunakan pada laptop, sementara Dual Inline Memory Module atau DIMM biasanya digunakan pada PC.

Contoh SODIMM DDR3 8GB PC-12800 (800 MHz). DDR3 menunjukkan tipe RAM yang digunakan, 8GB merupakan kapasitas RAM dan PC3-12800 (800 MHz) menunjukkan tipe memorinya yang mempunyai kecepatan 800 MHz.

 

  1. Frekuensi RAM

Saat hendak upgrade RAM Laptop, perhatikan frekuensi RAM yang ada di laptop Anda. Bila RAM bawaan bertipe DDR3 PC3-10700 (667MHz), RAM yang diupgrade harus sama atau identik. Sebab jika tidak cocok, RAM baru tersebut akan mengikuti RAM bawaan laptop.

Contohnya, RAM bawaan laptop dengan tipe yang telah disebutkan diupgrade dengan RAM baru bertipe DDR PC3-12800 (800 MHz). RAM baru itu akan mengikuti frekuensi RAM bawaan dan bisa menyebabkan kecepatan RAM menjadi lebih kecil.

 

  1. Bertanya pada ahlinya

Jika masih ragu mengenai berapa dan bagaimana cara mengupgrade RAM yang baik supaya berdampak pada performa laptop, Anda bisa bertanya pada teman atau orang yang ahli di bidang teknologi. Itu bisa menghindari Anda salah langkah dalam mengupgrade RAM.

Misalnya, RAM diupgrade dengan kapasitas sangat besar. Bisa saja RAM tersebut tidak terbaca sepenuhnya karena masing-masing laptop mempunyai kapasitas penggunaan RAM. Jadi, yang terbaca hanya sebatas kapasitas RAM maksimal pada laptop, sedangkan yang lain akan terbuang percuma.

Dengan RAM yang berkapasitas besar, Anda bisa menggunakan laptop untuk menyelesaikan berbagai tugas, seperti mengedit video, menonton film, bermain game dan lainnya. Maka dari itu, jangan ragu untuk upgrade RAM Laptop demi meningkatkan performa laptop Anda.

(source: blog.dimensidata.com)