+6281280115141 isr@kiranasakti.com

Router

Router adalah perangkat jaringan yang bertugas dalam menghubungkan ke jaringan komputer, yang mana menghubungkan jaringan rumah ke internet.

Router juga mampu mengirimkan data antar jaringan untuk membangun dan memelihara jaringan interkoneksi dari komunikasi vantara dua node.

 

Apa Itu Router

Router beroperasi pada lapisan 3 pada model OSI, yang mana router ini bekerja menggunakan alamat IP tujuan dalam paket untuk menentuikan kemana harus meneruskan paket.

Kesimpulannya router ini bertugas menghubungkan jaringan komputer lokal dengan internet, menentukan perangkat mana yang memiliki prioritas, dan mampu melindungi data dari ancaman keamanan. Dan juga router banyak router memiliki sakelarĀ  bawaan yang menghubungkan antar perangkat jaringan.

Kemampuana router dalam menghubungkan antar komputer dalam satu jaringan yakni dengan membagikan IP secara otomatis dengan memanfaatkan protokol DHCP atau Dynamic Host Configuration Procotol.

 

Kegunaan Router

Kegunaan router atau fungsi utama dari router adalah sebagai berikut:

Menghubungkan Jaringan

Fungsi pertama router adalah penghubung jaringan. Router memiliki fungsi utama dalam menghubungkan beberapa perangkat komputer atau perangkat lainnya dari beberapa jaringan.

Tujuannya adalah pengguna dapat mengirimkan paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Dalam menghubungkan koneksi router menggunakan distribusi IP address sehingga setiap komputer dalam jaringan mendapatkan IP secara otomatis maupun statis.

 

Mengirimkan Informasi

Fungsi router yang kedua adalah mengirimkan informasi. Router memiliki fungsi lain yakni dalam mengirimkan informasi atau data dari suatu jaringan.

Jaringan ini nantinya akan menuju jaringan yang lain yang mana sistem kerjanya mirip seperti jembatan jaringan atau bridge.

 

Sebagai Penghubung Jaringan ke DS

Fungsi router WiFi yang ketiga yakni sebagai penghubung jaringan lokal dengan koneksi DSL atau digital subcriber line, atau DSL router.

Teknologi router yang saat ini sudah lebih canggih, yang mana penggunaanya tidak hanya menggunakan sambungan kabel LAN sekaligus wireless.

 

Tipe Router

Router nirkabel, terhubung secara wireless ke perangkat yang mendukung standar wireless yang sama.

Dengan ini router memungkinkan menerima informasi dari dan mengirimkan informasi ke internet.

Router kemudian membuat komunikasi dengan jaringan wireless yang tidak menggunakan koneksi kabel sehingga dapat menghubungkan komputer tanpa perlu repot menggunakan kabel.

 

Switch

Switch adalah perangkat jaringan yang mampu juga dapat menghubungkan komputer di dalam jaringan.

Switch juga disebut dengan hub switching, hub bridge, dan Bridge MAC. Switch dapat meneruskan informasi sesuai dengan alamat MAC untuk diteruskan ke tujuan yang benar.

Switch juga dianggap sebagai perangkat lapisan 2 dan bekerja pada lapisan link data. Switch bekerja di paket switching untuk menerima, memproses, dan meneruskan data.

Mereka juga bekerja di lapisan OSI ke 3 atau lapisan jaringan, yang mana fungsi routing terjadi.

 

Apa Itu Switch

Bagi Anda yang tidak tahu perbedaan router dan switch sebaiknya Anda perlu mengetahui apa itu switch terlebih dahulu.

Switch merupakan sebuah komponen jaringan komputer yang berfungsi dalam menghubungkan perangkat komputer supaya dapat melakukan pertukaran paket baik itu menerima, memproses dan juga meneruskan data menuju ke perangkat lainnya.

Selain pengertian switch ini, masih ada pendapat lain yang mengartikan switch sebagai jenis perangkat yang dapat digunakan sebagai penghubung dari beberapa HUB yang mampu membentuk jaringan komputer lebih besar serta memerlukan bandwidth yang juga sama besarnya.

Tetapi switch ini berbeda dari HUB yang mana switch bekerja lebih terarah, efisien, dan langsung mengirimkan informasi ke alamat yang dituju.

Switch juga mampu mendeteksi tujuan data untuk mencegah adanya tabrakan ketika data dikirim.

 

Kegunaan Switch

Kegunaan switch secara umum adalah sebagai pusat atau terminal penerima serta membagikan data antar perangkat komputer. Berikut ini adalah beberapa kegunaan switch yang perlu diketahui.

 

Looping Avoidance

Looping adalah perputaran data yang terjadi di dalam port switch. Yang mana switch dapat mencegah looping ketika menerima data yang tidak diketahui tujuannya.

Lalu kemudian data yang diterima akan diteruskan ke IP address tujuan melalui pemblokan di salah satu port yang terhubung dengan perangkat lainnya.

 

Meneruskan Data Frame

Switch juga dapat digunaan sebagai filter dan meneruskan frame ke alamat yang sedang tuju. Selain mengirimkan data ke alamat yang dituju.

Selain mengirimkan data ke alamat tujuan, penerusan data frame yang juga akan dilanjutkan ke alamat MAC dan port lain. Sehingga hal ini mampu mengurangi peristiwa tabrakan saat proses pengiriman data.

 

Address Learning

Address learning pada switch adalah mencatat alamat MAC antar perangkat jaringan yang terhubung.

Maka switch sedang proses menerima data sehingga switch perlu mencatat MAC addess dari pengirim sekaligus mempelajari kemana data tersebut diarahkan atau dikirim.

 

Tipe Switch

Berikut adalah jenis-jenis switch yang mungkin dapat membantu Anda dalam memilih jenis switch yang sesuai dengan kebutuhan.

 

Unmanaged Switch

Jenis switch ini termasuk dalam kategori switch paling murah dibanding dengan jenis switch lainnya.

Jenis switch ini juga sering dipakai untuk kebutuhan rumahan ataupun perkantoran skala kecil. Yang memiliki fungsi utama adalah untuk menghubungkan komputer dengan perangkat lain seperti printer.

Jenis switch ini tidak memiliki konfigurasi yang terlalu rumit sehingga proses instalasi yang lebih mudah serta harganya yang relatif lebih murah.

 

Managed Switch

Managed switch adalah kebalikan dari unmanaged switch yang mana memiliki kelebihan dalam konfigurasi yang lebih mudah seperti konfigurasi menggunakan console, interface dan yang paling canggih melalui internet.

 

Smart Switch

Jenis switch sudah mengalami modifikasi karakteristik yakni berada diantara jenis unmanaged switch dan managed switch.

Jenis switch juga memiliki kelebihan berupa kemampuan pengaturan otomatis namun dapat dirubah sesuai kebutuhan jaringan komputer.

 

Enterprise-Managed Switch

Enterprise-managed switch adalah switch yang dimiliki oleh perusahaan sehingga membutuhkan jaringan sebagai pemonitor sekaligus pengkonfigurasi.

Hal ini juga disesuaikan dengan konsep jaringan yang lebih komplek. Selain itu switch juga berbeda dengan jenis switch lainnya dari segi jumlah pengelola dan kemampuuan pendukung perangkat Biasanya hanya sekitar 4-8 port khusus untuk perangkat ethernet.

 

(sumber: nds.id)